Last updated: 2 days ago
Me-rekap sebanyaknya 7 (tujuh) sajak yang disempurnakan dengan musik, bernuansa balada dengan kibasan gitar akustik-elektrik, dan floor (drum) sebagai pengiring jangkap yang diusung menjadi coraknya inti perkusi.
Spirit Of Patrol, menjadi latar belakang musik, berangkat dari budaya lokal Jember semacam seperangkat alat tabuh berbahan kayu yang umum disebut kentongan, dalam hal ini saya tuang dan hentakan melalui floor (drum), tamborin, sentuhan ornamen perkusi tradisional dipadu padankan dengan gitar, Spirit Of Patrol.
Bangsal pemikiran yang keseluruhan lahir dipetang malam menjadi rujukan terciptanya nama sebagai tajuk album "SUPRANOCTURNAL". Terdiri berupa sajak-sajak yang kutulis dibanyak malam yang lebam. Dari cerita congkaknya kota yang tak jadi suaka bagi penghuninya tertulis dalam sajak Tiada Suaka Di Kota, perjalanan keterasingan yang pekat tertulis dalam sajak Remang, sampai kebingungan yang ditawarkan "klan fasik" menjadi ayat dalam judul HARMONI. Seutuhnya merupakan rekaman pemikiranku sendiri tentang hari-hari sepi, perjalanan keterasingan dan merayakan keheningan.
Siar kemenangan ini sudah terhelat dalam perjalanan "Jurnal Supranocturnal" yang singgah dibeberapa kota di Jawa Timur dan Jawa Tengah pasca pe-rilisan albumnya. Harapan besar setelah kabar ini menyebar, dan beberapa destinasi tuju singgahan Jan BASAJ.
Spirit Of Patrol, menjadi latar belakang musik, berangkat dari budaya lokal Jember semacam seperangkat alat tabuh berbahan kayu yang umum disebut kentongan, dalam hal ini saya tuang dan hentakan melalui floor (drum), tamborin, sentuhan ornamen perkusi tradisional dipadu padankan dengan gitar, Spirit Of Patrol.
Bangsal pemikiran yang keseluruhan lahir dipetang malam menjadi rujukan terciptanya nama sebagai tajuk album "SUPRANOCTURNAL". Terdiri berupa sajak-sajak yang kutulis dibanyak malam yang lebam. Dari cerita congkaknya kota yang tak jadi suaka bagi penghuninya tertulis dalam sajak Tiada Suaka Di Kota, perjalanan keterasingan yang pekat tertulis dalam sajak Remang, sampai kebingungan yang ditawarkan "klan fasik" menjadi ayat dalam judul HARMONI. Seutuhnya merupakan rekaman pemikiranku sendiri tentang hari-hari sepi, perjalanan keterasingan dan merayakan keheningan.
Siar kemenangan ini sudah terhelat dalam perjalanan "Jurnal Supranocturnal" yang singgah dibeberapa kota di Jawa Timur dan Jawa Tengah pasca pe-rilisan albumnya. Harapan besar setelah kabar ini menyebar, dan beberapa destinasi tuju singgahan Jan BASAJ.