Last updated: 1 day ago
Lagu Cinta Tiga Bahasa: Mandarin, Indonesia, dan Jawa
Penyanyi solo asal Semarang, Sianne AW, secara resmi meluncurkan single debut bertajuk “Wo Ai Ni” pada 19 Juni 2025. Lagu ini menjadi penanda awal dari proyek album bertema lintas budaya dan bahasa yang menggabungkan lirik dalam Bahasa Mandarin, Indonesia, dan Jawa—sebuah ekspresi cinta yang unik dan penuh makna.
Berasal dari latar belakang arsitektur dan pengalaman sebagai wedding singer, Sianne menemukan panggilan sejatinya dalam musik. “Wo Ai Ni” adalah bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih kepada orang-orang yang selama ini hadir dan mendukung—keluarga, sahabat, pasangan, hingga klien-klien yang menjadi bagian dari perjalanannya.
“Aku ingin jadi storyteller, dan yang paling aku suka adalah bercerita lewat nyanyian. Melalui lagu-laguku, aku ingin ikut melestarikan budaya peranakan dan nilai-nilai yang hidup di masyarakat,” ungkap Sianne, yang juga aktif sebagai desainer dan pembuat miniatur bangunan di hari kerja.
Dengan nuansa K-Pop yang menyatu dengan lirik lintas bahasa, “Wo Ai Ni” menawarkan pengalaman emosional yang sekaligus memperkaya identitas budaya lokal. Lagu ini dirancang tidak hanya untuk didengar, tapi juga untuk dirasakan—karena setiap baitnya membawa cerita tentang kedekatan, penerimaan, dan kasih yang tak terbatas.
Penyanyi solo asal Semarang, Sianne AW, secara resmi meluncurkan single debut bertajuk “Wo Ai Ni” pada 19 Juni 2025. Lagu ini menjadi penanda awal dari proyek album bertema lintas budaya dan bahasa yang menggabungkan lirik dalam Bahasa Mandarin, Indonesia, dan Jawa—sebuah ekspresi cinta yang unik dan penuh makna.
Berasal dari latar belakang arsitektur dan pengalaman sebagai wedding singer, Sianne menemukan panggilan sejatinya dalam musik. “Wo Ai Ni” adalah bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih kepada orang-orang yang selama ini hadir dan mendukung—keluarga, sahabat, pasangan, hingga klien-klien yang menjadi bagian dari perjalanannya.
“Aku ingin jadi storyteller, dan yang paling aku suka adalah bercerita lewat nyanyian. Melalui lagu-laguku, aku ingin ikut melestarikan budaya peranakan dan nilai-nilai yang hidup di masyarakat,” ungkap Sianne, yang juga aktif sebagai desainer dan pembuat miniatur bangunan di hari kerja.
Dengan nuansa K-Pop yang menyatu dengan lirik lintas bahasa, “Wo Ai Ni” menawarkan pengalaman emosional yang sekaligus memperkaya identitas budaya lokal. Lagu ini dirancang tidak hanya untuk didengar, tapi juga untuk dirasakan—karena setiap baitnya membawa cerita tentang kedekatan, penerimaan, dan kasih yang tak terbatas.
Monthly Listeners
406
Monthly Listeners History
Track the evolution of monthly listeners over the last 28 days.
Followers
59
Followers History
Track the evolution of followers over the last 28 days.